Kota-Kota Mana yang Penduduknya Paling Banyak Minum Kopi?

https://www.belajarsampaimati.com/2020/03/kota-kota-yang-penduduknya-paling-banyak-minum-kopi.html
![]() |
Helsinki, Finlandia/erasmusu.com |
Ada banyak alasan orang menyukai minum kopi. Bisa karena memang suka aroma kopi yang nikmat, karena ingin menyegarkan tubuh dan menghilangkan kantuk, atau bisa pula karena sudah kebiasaan atau budaya lokal, sehingga orang minum kopi setiap saat.
Terkait kopi, kota manakah yang memiliki peminum kopi paling banyak? Berikut ini daftarnya.
Helsinki, Finlandia
Helsinki adalah kota terbesar dalam urusan peminum kopi. Tidak ada kota lain yang mampu menandingi orang-orang Helsinki dalam urusan kopi. Di sana, rata-rata penduduk meminum 5 cangkir kopi setiap hari. Itu merupakan jumlah yang dua kali lebih banyak dibanding rata-rata konsumsi kopi di seluruh daratan Eropa.
Karena penduduknya sangat doyan minum kopi, di Helsinki pun banyak tersedia kedai kopi, dari yang modern sampai yang tradisional. Salah satu tempat terkenal terkait kopi di Helsinki ada di Distrik Kallio, yang biasa menjadi tempat anak-anak muda di sana menikmati kopi.
Seattle, Washington
Seattle adalah tempat lahirnya Starbucks, kedai kopi paling populer di dunia. Karenanya tidak heran kalau kota ini juga terkenal sebagai penikmat kopi terbesar. Rata-rata penduduk Seattle menghabiskan uang sekitar 40 dollar per bulan untuk mengonsumsi kopi.
Selain melahirkan Starbucks yang mendunia, Seattle juga merupakan rumah bagi kedai-kedai kopi yang jumlahnya sangat banyak dibandingkan kota mana pun di Amerika. Di Seattle, minum kopi bahkan sudah termasuk “seni” tersendiri.
Oslo, Norwegia
Empat dari sepuluh negara yang memiliki peminum kopi terbanyak ada di Eropa Utara, dan Norwegia adalah salah satunya. Sementara Oslo, yang merupakan kota terbesar di Norwegia, adalah pusat para penikmat kopi terbesar di negara tersebut.
Norwegia memiliki iklim yang dingin, dan bisa jadi hal itu menjadikan penduduk di sana menyukai minum kopi untuk menghangatkan badan. Yang jelas, penduduk Norwegia, khususnya Oslo, sangat akrab dengan kopi, khususnya kopi yang berasal dari biji-biji berkualitas premium.
Orang Oslo juga lebih suka menikmati kopi asli, tanpa campuran gula atau krim. Di sana, kopi semacam itu disebut kaffe, atau kopi hitam murni.
Roma, Italia
Roma sangat dekat dengan kopi. Sebegitu dekat, hingga kita bisa mencium aroma kopi yang baru diseduh di sepanjang jalan di sana. Orang-orang Roma juga kerap terlihat menikmati kopi di mana-mana, dan kota ini memanjakan para penikmat kopi dengan banyak kedai serta banyak pilihan kopi aneka rasa.
Melbourne, Australia
Kebiasaan minum kopi di Australia diperkenalkan oleh para imigran asal Italia, sekitar 60 tahun yang lalu. Sejak itu, kebiasaan tersebut diadopsi oleh orang-orang lokal Australia, khususnya Melbourne, yang menjadi tempat paling banyak menerima imigran.
Saat ini, Melbourne bahkan telah identik dengan kopi yang nikmat dan banyaknya peminum kopi.
Amsterdam, Belanda
Di masa lalu, ketika Belanda menjajah Indonesia, orang-orang Belanda banyak membangun perkebunan kopi di negeri ini. Hal itu tidak mengherankan, karena tradisi minum kopi telah berlangsung di Belanda selama ratusan tahun. Saat ini, orang-orang Amsterdam diketahui minum kopi rata-rata 3 cangkir setiap hari.
Tokyo, Jepang
Jepang memang terkenal sebagai penikmat teh. Tetapi, ternyata, mereka juga suka minum kopi. Tidak hanya menikmati kopi, Jepang bahkan memproduksi aneka kopi yang memperkaya pilihan jenis kopi di dunia.
Dalam survei yang dilakukan Japan Coffee Association, diketahui bahwa rata-rata orang Jepang—khususnya Tokyo—meminum 11,13 cangkir kopi setiap minggu. Kenyataan itu tampaknya memberi jawaban kenapa di Tokyo ada banyak kedai kopi yang nyaris bisa ditemui di setiap blok.
Singapura
Untuk wilayah Asia Tenggara, Singapura menjadi pusat para penikmat kopi. Sejak tahun 2014, penjualan kopi di Singapura terus meningkat, seiring makin banyak orang di sana yang suka meminum kopi.
Saat ini, ada sekitar 30 kedai kopi di setiap distrik atau jalan besar di Singapura, yang menunjukkan kalau penduduk kota ini memang para penggila kopi.
Seoul, Korea Selatan
Dalam satu dekade terakhir, penduduk Seoul mengonsumsi kopi dalam jumlah dua kali lipat dibanding masa-masa sebelumnya. Hal itu terkait dengan naiknya popularitas kopi di sana, dengan munculnya banyak kedai kopi modern yang sering dikunjungi para profesional muda.
Saat ini, kedai-kedai kopi modern terus bermunculan di sana, seiring makin banyak peminum kopi yang membutuhkannya.
Copenhagen, Denmark
Minum kopi telah menjadi budaya di Denmark, khususnya di Copenhagen. Karenanya, orang-orang di sana meminum kopi setiap hari, bahkan setiap saat. Di Copenhagen, minum kopi bahkan tampaknya telah menjadi semacam “ilmu pengetahuan” tersendiri, hingga kedai-kedai di sana kadang memakai nama “laboratorium” dan semacamnya.
Hmm... ada yang mau menambahkan?