Mengapa Kembang Api Bisa Menghasilkan Aneka Warna?

Ilustrasi/kompas.com
Kembang api sering digunakan untuk memeriahkan suatu acara atau peringatan tertentu, semisal konser atau tahun baru. Ketika ditembakkan ke udara, kembang api akan pecah, mengeluarkan suara, kemudian menyemburkan aneka macam warna yang tampak menghias langit. Mengapa kembang api bisa menghasilkan aneka warna?

Ketika kembang api meledak, terjadi suatu peristiwa kimia, yakni pembakaran. Pembakaran itu membuat bahan-bahan kimia yang ada di dalamnya bereaksi, dan itulah yang kemudian menghadirkan pemandangan warna-warni.

Untuk menghasilkan loncatan api dan letupan suara, sebuah oksidator direaksikan dengan logam seperti magnesium (Mg) atau aluminium (Al), yang dicampur dengan belerang (S). Reaksi yang ditimbulkan menyebabkan suatu kilatan cahaya akibat terbakarnya magnesium dengan sangat cepat. Berikut ini adalah unsur kimia yang biasa digunakan dalam kembang api:
  • Aluminium (Al): Digunakan untuk menghasilkan warna api perak dan putih berkelap-kelip. Aluminium merupakan komponen pemberi gemerlap.
  • Antimon/Stibium (Sb): Zat inilah yang menciptakan efek kemegahan pada kembang api.
  • Barium (Ba): Digunakan untuk menghasilkan warna hijau, dan dapat membantu menstabilkan zat volatil yang mudah menguap.
  • Calsium (Ca): Digunakan untuk memperdalam warna kembang api. Garam kalsium menghasilkan warna oranye.
  • Carbon (C): Salah satu bahan utama dari serbuk hitam yang digunakan sebagai bahan pembakar pada kembang api.
  • Clorin (Cl2): Bahan penting pada beberapa oksidator kembang api. Beberapa garam logam membentuk warna jika bereaksi dengan clorin.
  • Tembaga (Cu): Menghasilkan warna biru pada kembang api.
  • Besi (Fe): Digunakan untuk menghasilkan kilatan cahaya. Pemanasan logam yang terjadi pada kembang api menentukan warna dari kilatan.
  • Lithium (Li): Merupakan logam yang digunakan untuk mencampuri warna merah pada kembang api. Sedang lithium karbonat digunakan untuk memberi warna.
  • Magnesium (Mg): Ketika terbakar, zat ini menghasilkan warna putih yang sangat terang. Karenanya, magnesium digunakan untuk meningkatkan keindahan kembang api.
  • Oksigen (O2): Zat ini berfungsi sebagai oksidator. Oksidator bekerja dengan cara melepas oksigen.
  • Fosfor (P): Selain menjadi bahan bakar kembang api, zat ini dapat terbakar secara spontan di udara, dan menghasilkan kilatan terang di kegelapan.
  • Kalium (K): Berfungsi membantu proses oksidasi kembang api. Kalium nitrat, kalium klorat, dan kalium perklorat, adalah oksidator yang penting dalam kembang api.
  • Natrium (Na): Menghasilkan warna kuning pada kembang api, meski cahaya yang dihasilkan terangnya memberi efek berlebihan.
  • Belerang (S): Digunakan untuk pelengkap serbuk hitam, yaitu untuk bahan bakar kembang api.
  • Stronsium (Sr): Zat ini menghasilkan warna merah pada kembang api. Stronsium juga digunakan untuk menghasilkan keseimbangan warna.
  • Titanium (Ti): Logam titanium terbakar dalam bentuk serbuk, dan membentuk kilatan perak.
  • Seng (Zn): Digunakan untuk menghasilkan efek asap pada kembang api.

Hmm… ada yang mau menambahkan?

Related

Umum 7765944393478868185

Posting Komentar

emo-but-icon
:noprob:
:smile:
:shy:
:trope:
:sneered:
:happy:
:escort:
:rapt:
:love:
:heart:
:angry:
:hate:
:sad:
:sigh:
:disappointed:
:cry:
:fear:
:surprise:
:unbelieve:
:shit:
:like:
:dislike:
:clap:
:cuff:
:fist:
:ok:
:file:
:link:
:place:
:contact:

RecentTopikBanyak Dibaca

Recent

Bagaimana Asal Usul Manusia Mengenal dan Menggunakan Bahasa?

Ilustrasi/suara.comAsal usul manusia mengenal dan menggunakan bahasa masih jadi topik yang diperdebatkan dalam dunia linguistik dan antropologi. Namun, beberapa teori telah diajukan untuk menjelaskan ...

Bagaimana Sejarah dan Asal Usul Olahraga Golf?

Ilustrasi/bimmer.idGolf merupakan olahraga yang populer, terutama di negara-negara Barat. Olahraga ini dimainkan dengan cara memukul bola kecil ke dalam lubang dengan menggunakan tongkat khusus yang d...

Apa Manfaat Jangkrik bagi Ekosistem Lingkungan?

Ilustrasi/republika.co.idJangkrik merupakan serangga yang memiliki peran penting dalam ekosistem lingkungan. Jangkrik biasanya hidup di lingkungan yang beragam seperti padang rumput, hutan, kebun, dan...

Benarkah Jilbab Dapat Menambah Kecantikan Wanita?

Ilustrasi/mirror.mui.or.idSebagian orang percaya bahwa jilbab dapat meningkatkan penampilan wanita, sementara yang lain menganggap jilbab dapat membatasi penampilan fisik. Namun, penting mengingat bah...

Bagaimana Awalnya Manusia Tahu Dia Bisa Berenang?

Ilustrasi/klikpdpi.comSejarah manusia dan renang sangat panjang dan sulit untuk ditelusuri secara pasti. Namun, sebagian besar sejarawan setuju bahwa renang telah dipraktikkan oleh manusia selama ribu...

Apakah Ngengat Termasuk Serangga?

Ilustrasi/grid.idYa, ngengat termasuk dalam kelas Insecta atau serangga. Ngengat adalah serangga bersayap yang tergolong dalam ordo Lepidoptera, bersama kupu-kupu. Ngengat memiliki beberapa ciri khas,...

Apa Menariknya Konsep Restoran Karen's Dinner?

Ilustrasi/tribunnews.comKonsep "marah-marah" yang diterapkan di restoran Karen's Dinner mungkin terkesan kontradiktif, tetapi ada beberapa alasan yang dapat menjelaskan mengapa ada orang tertarik untu...

Mengapa 666 Disebut Angka Setan?

Ilustrasi/pixabay.comAngka 666 sering dikaitkan dengan setan atau hal-hal yang berbau kejahatan dan mistis. Hal ini berasal dari interpretasi tertentu dari Kitab Suci, terutama dari Kitab Wahyu dalam ...

Siapa Orang yang Pertama Kali Mengalami Kecelakaan di Jalan Raya?

Ilustrasi/langgam.idSejarah kendaraan bermotor dimulai pada abad ke-19, ketika mobil pertama ditemukan dan diperkenalkan ke publik. Sejak saat itu, kecelakaan di jalan raya telah jadi risiko yang mele...

Bagaimana Listrik Ditemukan Pertama Kali?

Ilustrasi/blog.rajalistrik.comPenemuan listrik adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah manusia. Listrik pertama kali ditemukan pada abad ke-17 oleh seorang fisikawan Inggris bernama William ...

Banyak Dibaca

item